[INOVASI] Belajar Sains Bersama (Robot Humanoid) Albert Einstein


Dilansir melalui Mashable, robot humanoid Einstein dipamerkan pertama kali pada ajang Consumer Electronic Show (CES) 2017 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Einstein dalam versi robot ini dibuat berukuran mini setinggi 14,5 inch. Robot terkoneksi langsung dengan Wi-Fi sehingga pengguna dapat mengendalikannya melalui perangkat Android dan iOS, yakni dengan aplikasi Stein-O-Matic.

Pengguna bisa melihat kemampuan robot mengajar sains, bermain game, serta bertingkah seperti Alexa Amazon sebagai asisten pribadi. Einstein bisa menyelesaikan beberapa masalah tertentu untuk manusia. Hanson Robot merupakan tim dibalik teknologi mini robot Einstein.

"Permainan yang diberikan Eistein akan mengasah IQ," ujar Chief Technology Officer (CTO) Hanson Robot, Andy Rifkin. Permainan akan membuat pengguna bisa lebih berinteraksi dengan robot.

Robot memiliki lebih dari 50 ekspresi dan gerakan tubuh. Hanson Robot berupaya membuat teknologi Artificial Intelligence (AI) lebih tinggi. Einstein mampu berkembang seperti bayi yang baru lahir. Teknologi AI robot tersebut juga dibekali Mind Cloud. Itu sebabnya Einstein bisa belajar dan akan berkembang dari sisi kecerdasan yang ia punya. Namun dalam pameran CES tersebut robot belum diberikan teknologi Mind Cloud. Einstein belum dapat melakukan peningkatan dari interaksinya bersama manusia.

Einstein menggunakan baterai sebagai tenaga. Baterai bisa bertahan hingga tiga sampai empat jam. Baterai harus diberikan pengisian ulang daya yang terdapat pada kaki robot. Dalam pembuatannya Hanson Robot bekerja sama dengan University of Jerusalem. Robot Eisntein rencananya akan dijual pada Kickstarter dengan kampanye produk selama Januari ini. Harga robot belum diketahui. Namun konsumen bisa segera mendaftar pada Kickstarter. Selain Einstein, Hanson Robot juga membuat beberapa robot lain.

Comments