[INOVASI] Digicoop, Telepon Pintar Berbasis Kerakyatan Kreasi ITB


Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan Smarthphone 4G yang diproduksi di dalam negeri. Terbukti fitur-fitur dalam ponsel pintar itu seperti SMS, Browsing, VOIP Call dan Streaming Youtube berhasil dikembangkan tak kalah canggih dengan ponsel produk asing.

Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi ( Menristekdikti) Mohamad Nasir mengapresiasi yang sebesar-besarnya terhadap pihak-pihak yang bekerja keras dalam pengembangan inovasi ini. Selain ITB, PT VS Technology Indonesia, PT Jalawave Integra dan PT TSM juga berkontribusi dalam pengembangan ponsel pintar yang dinamakan Smartphone Digicoop.

“Saat ini sudah mampu diproduksi 1000 unit perhari. Kami mau dorong semua peneliti untuk terus melakukan inovasi. Demi kemajuan industri kerjasama dengan," ujar Nasir di Cikarang Jawa Barat.

Ihwal keunggulan Smartphone Digicoop yang ini tidak banyak berbeda dari kebanyakan ponsel pintar lainnya. Dari aplikasi, baterai hingga tampilan casing, Smartphone Digicoop masih relatif sama dari kebanyakan ponsel pintar yang ada di pasaran.

Namun perbedaan mencolok ponsel pintar ini dibandingkan ponsel kebanyakan, ponsel pintar berbasis kerakyatan ini memiliki fitur yang tidak banyak menampilkan banyak iklan.

Nasir mengatakan saat ini Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari Smartphone Digicoop tahun ini sudah mencapai 30 persen. “Artinya penggunaan material dalam negerinya sudah sebesar 30 persen. Itu sudah sesuai aturan yang berlaku, jadi syarat untuk beredar di masyarakat memang TKDN-nya minimal 30 persen,”katanya.

Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi mengatakan Inovasi Smartphone ini adalah inovasi kedua yang berhasil dikembangkan ITB tahun ini. Menurutnya tahun ini ada empat produk inovasi yang sedang dikembangkan ITB.

“Ada dua inovasi yang diproduksi yaitu Smartphone ini satu lagi mobil listrik. Sementara ada dua yang sudah selesai prototipenya tapi masih dalam pengembangan. Yaitu Nano sains teknologi dan Teknologi transportasi berkelanjutan,”katanya.

Suryadi juga berharap kemajuan teknologi dalam hal inovasi bisa terus diberikan oleh seluruh anak bangsa. ITB sampai hari ini memiliki 80 produk inovasi dalam banyak bidang seperti migas, elektrik, penerbangan, farmasi, biologi, teknologi dan lain-lain.

Comments