[RESENSI APLIKASI] Glicode, Belajar Coding Dengan Biskuit Pocky


Di sejumlah negara, mulai muncul inisiatif untuk mengajarkan ilmu komputer dan bahasa pemrograman kepada anak-anak. Tujuannya agar sejak dini, mereka mampu menguasai ilmu yang dianggap akan menjadi teknologi kunci pada kehidupan masa mendatang. Salah satu inisiatif ini hadir di Jepang, melalui perusahaan makanan ringan Glico yang terkenal dengan produk biskuit Pocky.

Baru-baru ini, Glico merilis aplikasi belajar coding untuk anak-anak yang diberi nama Glicode. Aplikasi yang baru tersedia di platform Android ini mengajak anak-anak untuk menyusun algoritma sederhana dalam sebuah permainan.


Pada permainan ini, anak-anak diminta menggerakkan karakter Haguhagu untuk mengikuti jalur yang ada, sambil melewati rintangan-rintangan seperti pohon dan sungai. Untuk menggerakkan karakter itu, anak-anak harus menyusun empat jenis biskuit produksi Glico (Pocky, Almond Peak, Biscuit Cream Sands, dan Glico) sesuai perintah yang ada, lalu memotretnya. Foto hasil penyusunan biskuit ini lalu akan diterjemahkan oleh aplikasi menjadi langkah-langkah yang bakal dilakukan Haguhagu.

Setiap jenis biskuit bisa ditempatkan dengan bermacam posisi, seperti horizontal, vertikal, maupun diagonal. Sebagaimana algoritma pemrograman, susunan dan posisi biskuit yang berbeda akan menghasilkan rangkaian perintah yang berbeda pula, misalnya sequence, if, loop, dan random. Dengan demikian, anak-anak dapat memahami dasar-dasar bahasa pemrograman sambil bermain.

Aplikasi Glicode dapat diunduh di Google Play Store dan tersedia untuk pengguna Android di seluruh dunia. Hanya saja, aplikasi ini hanya menyajikan menu dan perintah dalam Bahasa Jepang.

Comments