[RESENSI FILM] The Great Debaters


Inspirasi bisa datang dari mana saja. Berikut resensi film tentang kehidupan seorang guru yang berdasarkan kisah nyata, yang mungkin bisa menjadi salah satu inspirasi anda.

Sinopsis singkat :

Diangkat dari kisah nyata Melvin B. Tolson. Film ini terfokus pada kisahnya yang diperankan Denzel Washington dalam membentuk tim debat pertama di sekolah dan menantang prasangka orang-orang bahwa tim debatnya tak akan mampu menghadapi lawan yang tangguh dari Harvard.

Washington memerankan perannya dengan baik sebagai guru yang cerdas dan bersemangat. Film ini dinominasikan di Golden Globe sebagai Best Motion Picture-Drama dan memenangkan banyak penghargaan.

Biografi : https://en.wikipedia.org/wiki/Melvin_B._Tolson

Rating IMDB : 7,6/10 (http://www.imdb.com/title/tt0427309/)

Trailer :


The Great Debaters bercerita tentang seorang pimpinan pelatih tim debat bernama Melvin B. Tolson yang melatih murid-murid kulit hitam agar mereka bisa ikut dalam lomba debat yang diselenggarakan di Amerika pada tahun 1930an. Dalam lomba itu orang-orang kulit hitam selalu didiskriminasikan oleh panitia dan banyak orang.

Pada waktu itu, tingkat diskriminasi begitu tinggi di Amerika. Terutama di daerah bagian Texas dimana Tolson mengajar. Disana akses untuk masuk kemana pun dan untuk mendapatkan apapun, bagi orang-orang kulit hitam sangatlah terbatas. Hingga pada suatu ketika, sekolahan tempat Tolson mengajar mendapatkan sebuah kesempatan untuk mengikuti sebuah lomba debat di kota tersebut. Dimana dalam setiap tahunnya, orang-orang kulit hitam selalu tak pernah mendapatkan kesempatan dan dicurangi.

Tolson melatih anak-anak itu dengan giat. Pada awalnya, anak-anak itu begitu pesimistis karena mereka yakin bahwa mereka pasti akan kalah dan tidak akan pernah mendapatkan kesempatan. Mereka menyadari bahwa mereka adalah kulit hitam, juri dan semua pesertanya adalah kulit putih. Hal itulah yang membuat mereka yakin bahwa mereka tak akan memiliki sedikit pun kesempatan untuk melawan. Tapi seiring berjalannya waktu, rasa ketidak percayaan diri mereka itu menghilang. Mereka jadi yakin bahwa mereka pantas untuk ikut lomba debat itu.

Setelah pelatihan yang cukup panjang, hari lomba pun datang. Mereka semua sudah bersiap-siap untuk melawan saingan pertama mereka. Tapi semua tidak berjalan mulus. Juri yang sinis kepada mereka selalu membuat keputusan yang merugikan siswa Tolson. Tolson berusaha menegarkan anak-anak mereka agar terus berusaha. Tolson pun mendekati salah seorang anggota juri dan mencoba meyakinkan bahwa juri seharusnya memiliki sikap tidak memihak salah satu peserta.

Setelah melalui perjuangan yang panjang. Murid-murid dari sekolah kulit hitam itu akhirnya bisa masuk ke final dan melawan sekolah yang sudah termasyur namanya yakni Harvard. Melalui pertandingan yang cukup sengit, tim anak-anak kulit hitam dari Willey College itu akhirnya berhasil mengalahkan Harvard dan meraih gelar juara pertama pada lomba tersebut.

Comments