[RESENSI GAME] CivilizationEDU, Game Strategi Edukasi Sejarah


Tidak ada cara yang lebih efektif untuk merekam informasi baru ke otak selain menyalurkannya lewat sebuah metode yang asyik dan menyenangkan. Ini sudah jadi pengetahuan psikologis umum yang tampaknya mulai diadaptasikan oleh para pekerja di dunia pendidikan. Salah satu tren yang cukup menggembirakan adalah adaptasi media video game sebagai medium belajar, membantu siswa untuk menangkap bahan pelajaran dengan lebih mudah atau menangkap konsep yang hendak diajarkan dengan lebih mendalam. Namun siapa yang menyangka bahwa potensi pendidikan tersebut bisa muncul dari sebuah game strategi seperti Civilization.

Terlepas dari namanya, Civilization bukanlah sebuah game strategi yang “realistis”. Kita membicarakan sebuah game dimana Mahatma Gandhi punya karakter AI yang berambisi untuk meluncurkan senjata nuklir sebanyak mungkin ke negara tetangganya. Lantas, bagaimana membuatnya cocok untuk industri pendidikan?

Hal inilah yang tengah berusaha dilakukan Firaxis dan GlassLab Games. Mereka akan membuat sebuah versi Civilization VI bernama “Civilization EDU” yang bisa dimaksimalkan untuk membantu siswa belajar sejarah.

"Selama 25 tahun hadir di tengah-tengah para gamer, kami mengerti bila Civilization tidak hanya menghadirkan kepuasan bermain. Di dalam game tersebut juga terdapat elemen edukasi yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Kali ini, kami akan fokus ke elemen tersebut," ujar kreator seri game Civilization, Sid Meier.

Meier juga menjelaskan bila CivilizationEDU akan memiliki beberapa fitur tambahan. Fitur tersebut nantinya akan mengajak para siswa untuk berpikir lebih kritis dan mempertimbangkan keputusan dari berbagai sisi, mulai dari politik, geografis, militer, teknologi, hingga ekonomi. Selain itu, para siswa juga bisa mempelajari sejarah dan mengenal berbagai tokoh dunia yang memiliki peran besar dalam pengembangan peradaban manusia.



"Para siswa nantinya akan bisa mempelajari berbagai aspek penting dalam mengembangkan peradaban manusia. Selain itu, mereka juga bisa belajar dari keberhasilan dan kegagalan para pemimpin dunia di masa lalu," lanjut Meier.

CivilizationEDU akan tampil beda dengan versi komersialnya dan rencananya akan mulai digunakan di sekolah-sekolah Amerika Serikat dan Kanada mulai tahun depan. Siswa-siswi tingkat SMA nantinya akan diajari cara berpikir kritis sekaligus didorong untuk melatih kemampuannya memecahkan masalah secara cepat. Lewat pengalaman interaktif yang ditawarkan, diharapkan siswa dapat menyelami lebih dalam runtut kejadian historis, serta memahami keterkaitan antara kekuatan militer, teknologi, politik, dan sosial ekonomi. Dan dengan tema historis dan gameplay kompleks siswa akan diajak untuk mempertimbangkan dan mengevaluasi dampak geografis dari keputusan-keputusannya di bidang pengembangan ekonomi dan teknologi; sekaligus bereksperimen dengan korelasi antara pengembangan di bidang militer, politik dan sosioekonomi.

Bagi para pengajar, CivilizationEDU akan menyajikan rangkuman progress tiap-tiap siswa yang bisa diakses secara online. Dari situs ini para pengajar juga bisa mengakses berbagai rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan standar terkini, memudahkan mereka dalam merancang aktivitas belajar-mengajar.

Sebagai fitur tambahan, GlassLab juga akan menyertakan sebuah engine sendiri di dalam Civilization EDU ini menganalisa data dan keputusan yang diambil oleh siswa. Tujuannya? Untuk memberikan insight yang lebih baik bagi para guru untuk membangun kurikulum yang lebih sesuai.

Comments