[RISET] Anak-anak Lebih Akrab dan Aktif Dengan Joget Bersama


Jika anak Anda memiliki sifat cenderung pemalu, cobalah untuk menerapkan teori baru hasil studi dari Oxford University. Studi menyebutkan bahwa anak-anak yang berdansa atau berjoget bersama lebih mudah cair dalam mengenal dan berteman satu sama lain.

Peneliti mengatakan bahwa anak-anak yang berjoget dengan alunan musik, membuat anak semakin mudah untuk berteman dan cepat akrab dengan anak-anak lain yang ikutan berjoget.

Untuk menguji secara mendetil, peneliti dari Oxford University membagi 100 anak usia tujuh hingga 12 tahun dalam dua kelompok yang tercampur, anak lelaki dan anak wanita. Kelompok pertama diberikan headphone dan diminta berjoget dengan ragam jenis musik. Sementara itu, kelompok kedua berjoget dengan musik yang sama.

Kedua kelompok ini dilatih untuk mengikuti gerakan dari guru tari, mereka melangkah dan menggoyangkan tangan ke setiap arah mengikuti hentakan lagu. Selanjutnya, kedua kelompok anak-anak ini diminta untuk menampilkan tarian dengan koreografi yang telah terlatih. Ketika waktu penampilan, dua kelompok saling berhadapan dan berjoget bersama. Kemudian, anak-anak pun diminta mengisi kuesioner mengenai pengalaman selama ujicoba.

Hasilnya, setiap anak menjawab bahwa sebelum penampilan, mereka sangat menyukai teman-teman satu kelompok dibanding kelompok lainnya. Usai penampilan, anak-anak mengatakan bahwa mereka menyukai semua teman-teman yang ikut menari bersama saat waktu penampilan.

Ketua penelitian, Bahar Tuncgenc, seorang mahasiswa S3 di Oxford’s Institute of Cognitive and Evolutionary Anthropology, mengatakan bahwa setiap orang tumbuh dalam kelompok, meski merasa akrab atau tidak.

“Penemuan ini bisa membantu anak-anak dalam mengembangkan kemampuan sosiliasi dan edukasi supaya anak bisa bekerjasama dengan orang lain ketika sudah dewasa, baik secara ekonomi, etnis, dan religi,” jelas Tuncgenc.

Comments