[SUPLEMEN] Hindari Empat Makanan Ini Demi Kesehatan Otak


Sebagai bagian tubuh yang sangat penting, Maka sangat penting untuk menjaga kesehatan otak kita. Hal ini dilakukan agar segala hal yang ada dalam tubuh dapat berjalan seimbang, sebagaimana fungsi otak sebagai pusat penyeimbang.

Apakah anda pernah merasa pandangan agak samar, pusing, emosi yang tidak stabil, dan mudah lupa? Mungkin saja ini karena otak kekurangan nutrisi.

Nutrisi untuk otak berasal dari suplemen ataupun makanan. Ketika makanan yang dimakan tidak bernutrisi, maka asupan yang baik untuk otak pun menurun. Makanan apa saja yang buruk bagi otak kita?

1. Makanan digoreng dalam minyak banyak

Biskuit, kerupuk, dan tentu saja makanan cepat saji sama-sama mengandung lemak artificial trans yang dapat berpengaruh pada otak kita. Semakin tinggi kadar lemak trans, maka akan semakin buruk efeknya untuk kesehatan otak. Jika mengkonsumsi terlalu banyak, hal ini berdampak dengan gejala volume otak yang mengecil, agresif, dan mudah tersinggung.

2. Gula tambahan

Permen, minuman bersoda, merupakan beberapa makanan yang mengandung gula tambahan. Riset mengatakan gula tambahan memiliki efek negatif bagi otak kita. Ada kekhawatiran terjadinya peradangan di hippocampus, pusat ingatan di otak kita. Jumlah gula yang tinggi dapat menyebabkan peradangan pada otak.

The American Heart Association menungkapkan, konsumsi gula tambahan sehari-hari sebaiknya tidak lebih dari 6 sendok teh.

3. Makanan kaya sodium atau natrium

Makanan-makanan yang mengandung sodium atau natrium dalam kadar tinggi dapat menurunkan perkembangan kognitif otak kita. Natrium juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang mengangkut oksigen dan nutrisi penting lainnya. Hal ini mengakibatkan otak tidak mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan untuk bekerja secara optimal.

Beberapa riset mengungkapkan, pedoman standar konsumsi garam tidak lebih dari 2.300 gr per hari untuk orang sehat, dan 1.500 mg jika Anda berusia lebih dari 50 tahun atau memiliki tekanan darah tinggi.

4. Makanan tinggi lemak

Makanan dengan lemak tinggi seperti susu, atau keripik dapat mempengaruhi kesehatan otak Anda. Namun, diet terlalu tinggi lemak juga dapat mempengaruhi emosi. Hal ini disampaikan dalam penelitian International Journal of Obesity. Lemak jenuh juga sangat berbahaya tak hanya pada otak, tetapi pada bagian tubuh lainnya.

Anda bisa memperbanyak makanan yang mengandung lemak baik seperti ikan, kacang-kacangan dan alpukat. Kurangi lemak jenuh setidaknya 16 gr atau sama dengan tiga potong keju cheddar setiap hari.

Comments