[TIPS] Tak Rugi Belajar, 8 Bahasa Asing Ini Bakal Naik Daun 5 Tahun Lagi


Jurusan bahasa atau sastra sering dianggap menjadi "pilihan kedua" bagi siswa yang hendak melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Namun bukan berarti kuliah bahasa asing tak banyak manfaatnya.

Dalam 5-10 tahun ke depan, orang yang menguasai bahasa asing serta mempelajari budayanya banyak dibutuhkan. Apa saja bahasa asing yang akan naik daun dalam jangka waktu tersebut dan mengapa? Ini jawabannya!

1. Bahasa Inggris

Sudah pasti bahasa Inggris dari tahun ke tahun semakin naik daun. Sebab, hampir semua perusahaan kini mensyaratkan pegawainya menguasai bahasa Inggris aktif sebagai bahasa internasional. Beberapa perusahaan juga mematok skor TOEFL atau bahkan IELTS saat proses rekrutmen.

Terlebih, kini gerbang Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA telah terbuka, yang menyebabkan persaingan kerja dengan job seeker asing dalam lingkup ASEAN pun meningkat. Kebayang kan betapa bergunanya kuliah bahasa Inggris?

2. Bahasa Korea

Mei lalu, Presiden Joko Widodo terbang ke Korea Selatan untuk bertemu dengan Park Geun-hye, Presiden Negeri Ginseng itu. Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua presiden menyepakati adanya komitmen kerja sama di tiga sektor industri.

Seperti dikutip Tempo.co, Indonesia dan Korea akan berfokus membangun kolaborasi di bidang industri baja, industri kreatif dan kemaritiman. Korea digadang-gadang menjadi mitra akselerasi Indonesia untuk mengembangkan industri. Dengan kesepakatan itu, otomatis lulusan jurusan bahasa Korea akan banyak dibutuhkan, khususnya sebagai penerjemah atau humas yang menghubungkan kedua negara. Jadi, bersyukurlah buat kamu yang sekarang menempuh pendidikan di jurusan bahasa Korea.

3. Bahasa Jepang

Indonesia merupakan salah satu negara bekas jajahan Jepang. Setelah Indonesia mencapai kemerdekaannya, kini hubungan kedua negara pun membaik. Ada ikatan historis antara Jepang dan Indonesia. Peluang putra dan putri Nusantara untuk bekerja di negara subtropis itu pun makin terbuka lebar.

Selain itu, Jepang juga menawarkan banyak beasiswa pendidikan buat mahasiswa Indonesia. Angkanya pun dari tahun ke tahun diprediksi meningkat. Kebayang kan bergunanya kuliah di jurusan bahasa Jepang?

4. Bahasa Belanda

Selain Jepang, Belanda juga pernah menjajah Indonesia, bahkan dalam waktu yang lebih lama. Karena itu, tak hanya Jepang yang punya ikatan historis dengan Indonesia, Belanda pun iya. Belakangan, Belanda banyak menerima warga Indonesia untuk berkuliah di sana.

Sejumlah krja sama beasiswa antara pemerintah Indonesia dan Belanda pun terjalin. Apalagi, kini Kementerian Keuangan menyediakan beasiswa LPDP bagi siswa yang akan berkuliah ke luar negeri, termasuk Belanda. Banyak warga Tanah Air yang kini menempuh pendidikan di kampus ternama, seperti Erasmus University Rotterdam.

5. Bahasa Mandarin

Indonesia tengah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta turis hingga 2019 mendatang. Dari target itu, sebagian besar berasal dari Tiongkok. Tahun ini saja, turis Tiongkok yang masuk ke Indonesia lewat Bandara Ngurah Rai ditargetkan 2,1 pengunjung. Belum lagi lewat pintu gerbang lainnya.

Tingginya angka wisatawan Tiongkok yang ditargetkan Kementerian Pariwisata membuat peluang warga untuk menguasai bahasa Mandarin semakin terbuka lebar. Terbayang kan berapa jumlah warga domestik yang dibutuhkan untuk menjadi pemandu wisata jutaan turis tersebut. Sungguh angka yang menggiurkan.

6. Bahasa Arab

 Belajar bahasa Arab sungguh sangat berguna. Selain karena peluang kerja dengan mitra negara tersebut tinggi, Arab juga ditunjuk Kadin Komite Timur Tengah untuk menjadi mitra dagang terpenting bagi Indonesia.

Seperti dikutip Tempo.co, terjadi peningkatan hubungan dagang yang luar biasa tinggi antara Timur Tengah, khususnya Arab dan Indonesia. Seperti laporan Global State of Islamic Economic, pasar eksport Indonesia ke negara tersebut disebut-sebut mengalami peningkatan hingga 9,5 persen.

Selain itu, jumlah jemaah haji dari Indonesia ke Arab juga meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tentu membuka peluang bagi warga Indonesia yang mampu menuturkan bahasa Arab untuk memperoleh kesempatan lebih luas dalam memperoleh lapangan kerja.

7. Bahasa Prancis

Prancis, yang disebut banyak orang memiliki bahasa paling romantis di dunia, tercatat memiliki penutur bahasa yang berjumlah besar. Ada sekitar 200 juta penutur bahasa Prancis di dunia. Prancis juga tercatat sebagai “pemasok wisatawan” dengan angka cukup besar di Indonesia.

Terbayang kan kalau kita bisa fasih berbahasa Prancis, kita bisa mendapat peluang bekerja di perusahaan Prancis atau bersekolah di negara tersebut. Menyenangkan sekali.

8. Bahasa Spanyol

Selain Prancis, Spanyol juga punya bahasa dengan penutur terbanyak, bahkan dua kali lipat jumlahnya dari Prancis. Penutur bahasa Spanyol di dunia mencapai 400 juta orang. Di beberapa kampus di benua Amerika dan Eropa, mahasiswa disyaratkan mampu berbahasa Spanyol. Sebab, bahasa ini memang menjadi bahasa resmi negara-negara di Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Yuk, mulai sekarang jangan ragu-ragu belajar bahasa Spanyol.

Sudah tahu kan pentingnya belajar bahasa asing? Yuk mulai sekarang kamu harus ambil kursus!

Comments