[IQRA] Peran Angin dalam Pembentukan Hujan Menurut Al Quran dan Sains


Proses terjadinya hujan tidak terlepas dari peran angin. Angin mendorong awan-awan yang mengandung “bahan baku” hujan untuk bergabung.

Dalam Buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr. Zakir Naik' karya Ramadhani, dkk, dijelaskan bahwa gabungan awan yang terjadi mengakibatkan kondensasi, sehingga menyebabkan terjadinya petir dan hujan.

Proses ini telah digambarkan dalam Alquran.
"Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira," bunyi Surah Ar Rum Ayat 48.
Ayat lainnya juga menjelaskan mengenai peran angin terkait pembentukan hujan.
"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya," bunyi Surah Al Hijr Ayat 22.
Ayat Alquran tersebut secara rinci menjelaskan mengenai pembentukan awan tertentu, sehingga hujan dapat terjadi. Disebutkan bahwa angin merupakan fase awal dalam pembentukan hujan.

Hingga abad ke-20, hubungan yang diketahui antara angin dan hujan ialah angin yang menggerakkan awan. Peran mengawinkan dari angin dalam pembentukan hujan kini telah ditunjukkan oleh penemuan ilmu meteorologi modern.

Gelembung udara yang sangat banyak jumlahnya terbentuk akibat pembentukan buih di atas permukaan laut dan samudera. Ribuan partikel kecil kemudian terlempar ke udara ketika gelembung-gelembung pecah.

Partikel kecil ini dikenal sebagai aerosol, yang kemudian bercampur dengan debu daratan yang terbawa angin dan terbawa ke lapisan atas atmosfer. Angin lalu membawa partikel ini lebih tinggi dan bertemu dengan uap air.

Uap air kemudian mengembun di sekitar partikel ini dan berubah menjadi butiran-butiran air. Butiran air berkumpul membentuk awan, kemudian jatuh ke Bumi dalam bentuk Hujan.

Comments